Bolaang Mongondow RayaBoltimDaerah

Boltim Siap Jadi Tuan Rumah Hari Santri Nasional Tingkat Sulut, 1.900 Santri Bakal Hadir

BOLAANG MONGONDOW TIMUR – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mematangkan persiapan pelaksanaan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang akan dipusatkan di Pondok Pesantren Nizamuddin, Desa Liberia, Kecamatan Modayag, pada 18–22 Oktober 2026.

Peninjauan kesiapan kegiatan dilaksanakan hari ini dengan dihadiri Asisten I Setda Boltim Hendra Tangel, S.H., Asisten II Haris Pratama Sumanta, Sekretaris Daerah Moh. Iksan Pangalima, jajaran Kementerian Agama Boltim, pimpinan Pondok Pesantren Nizamuddin, Koordinator Tenaga Ahli Bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat se-Kecamatan Modayag, sangadi, serta para santri.

Ketua panitia pelaksana, Hendra Tangel, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Sulawesi Utara akan berlangsung selama lima hari, mulai 18 hingga 22 Oktober 2026.

Menurutnya, sebanyak 22 pondok pesantren dari seluruh Sulawesi Utara dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 1.900 santri.

“Pada pembukaan hari Minggu, kegiatan akan diisi dengan sunatan massal yang diikuti 45 anak yang telah terdaftar. Tim medis dan dokter dari provinsi akan menyediakan pelayanan kesehatan, sedangkan pihak panitia menyiapkan tempat pelaksanaan,” jelas Hendra.

Selain sunatan massal, rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional juga akan diisi dengan zikir, sepak bola mini, pencak silat, lomba bahasa, dan lomba kaligrafi.

Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, menyampaikan bahwa pelaksanaan Hari Santri Nasional tersebut merupakan kegiatan tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang dipercayakan kepada Boltim sebagai tuan rumah.

Pemerintah daerah, kata Bupati, telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung untuk menunjang kelancaran kegiatan, di antaranya panggung dan perangkat tata suara. Pemda juga menyiapkan dukungan logistik berupa 15 koli beras, 140 baki telur, satu kulbox ikan, serta 50 dos air mineral.

Bupati berharap seluruh persiapan dapat berjalan baik sehingga pelaksanaan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Boltim berlangsung sukses.

Ia juga meminta para sangadi yang menjadi tempat penampungan para santri agar melakukan pengawasan dan bekerja sama dengan panitia demi memastikan kebutuhan serta kenyamanan peserta selama kegiatan berlangsung.

Pelaksanaan Hari Santri Nasional ini diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi antarpesantren, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta meningkatkan semangat kebersamaan para santri di Sulawesi Utara.

(Liputan: IDSulut.com)

Related Articles

Back to top button