Bolaang Mongondow RayaBoltimDaerahNasionalPemerintahan

Pemkab Boltim Matangkan Layanan Darurat 112, Siap Hadirkan Respons Cepat dan Terpadu bagi Masyarakat

Bolaang Mongondow Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 di Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur, Minggu (20/7/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mempersiapkan implementasi layanan darurat terpadu yang cepat, mudah diakses, dan responsif bagi masyarakat.

Bimbingan teknis tersebut diikuti oleh perangkat daerah, instansi vertikal, unsur TNI/Polri, tenaga kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, PT PLN, serta berbagai pemangku kepentingan yang nantinya akan menjadi bagian dari sistem penanganan panggilan darurat 112 di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Kegiatan dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boltim, Harris P. Sumanta, S.T., M.T., yang mewakili Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, S.E., M.M. Turut hadir Sekretaris Daerah Boltim M. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P., serta Staf Ahli Bupati yang juga Ketua TP-PKK Boltim, Ny. Rosita Manoppo-Pobela, S.E., M.Si.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten II, ditegaskan bahwa kehadiran Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya pada penanganan berbagai kondisi darurat secara cepat, terkoordinasi, dan efektif.

“Melalui layanan ini, masyarakat nantinya cukup menghubungi satu nomor darurat untuk mendapatkan bantuan dari instansi terkait sesuai jenis kejadian yang dilaporkan,” demikian isi sambutan Bupati.

Untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai implementasi layanan, Bimtek menghadirkan narasumber Hary Fridayanto, Direktur Business Development PT Trada Telekom Indonesia yang mewakili Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep penyelenggaraan Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112, mekanisme operasional, pola koordinasi antarinstansi, serta pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan agar layanan dapat berjalan optimal.

Materi teknis juga disampaikan oleh Ade Nining, Manager PT Trada Telekom Indonesia Area Indonesia Timur. Ia memaparkan alur operasional penanganan panggilan darurat, kesiapan sistem teknologi, serta kebutuhan sumber daya yang harus dipenuhi guna mendukung pelaksanaan layanan 112 di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme operasional, koordinasi lintas sektor, serta standar pelayanan yang harus diterapkan ketika layanan mulai dioperasikan.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur optimistis Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 segera beroperasi secara penuh. Layanan ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai kondisi darurat seperti kebakaran, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, gangguan keamanan, hingga situasi darurat lainnya melalui satu nomor yang mudah diingat dan bebas pulsa.

Implementasi layanan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Boltim dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, profesional, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Semangat “Boltim Bangkit” terus menjadi landasan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, demi mewujudkan daerah yang maju, aman, dan sejahtera.

Related Articles

Back to top button